Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Setelah Diblokir pemerintah Indonesia, Pemilik Telegram Meminta Ma'af


Obrolgadget.id- Telegram merupakan Salah satu Social Messenger yang memiliki banyak pengguna di seluruh dunia maupun di Tanah Air. Hingga saat ini telegram mencatata ada sekitar 100juta pengguna aktif di seluruh dunia. Salah satu yang membuat Telegram memiliki banyak pengguna adalah karena Sistem Keamanan yang dimilikinya cukup tinggi sehingga sulit bagi orang lain untuk memata-matai aktifitas penggunanya. Tak Heran media chating ini benyak di salah gunakan sebagai alat komunikasi antar pelaku kejahatan seperti Terorisme. 

Pemerintah melalui Menkominfo sudah pernah mengirimakan surat teguran terhadap pihak Telegram, namun sepertinya pihak telegram sedikit lambat dalam merespon teguran dari Pemerintah RI tersebut yang akhirnya pada Jum'at (14/07/2017) pemerintah resmi memblokir layanan tersebut di Indonesia. Pemblokiran ini akan dilakukan secara berkala, untuk saat ini pemblokiran di lakukan pada layanan Web telegram saja, dan akan berlanjut pemblokiran terhadap layanan aplikasi yang tersedia untuk smartphone. 

Kritikan demi kritikanpun mengalir dari netizen yang berada di Tanah Air terhadap tindakan pemerintah tersebut, netizen merasa pemerintah melakukan tindakan semena-mena dan terkesan mendadak melakukan pemblokiran ini. Akan tetapi sebenarnya pada tahun 2016 lalu pemerintah sudah memberikan surat teguran terhadap pihak telegram.

Mengetahui Layanan Telegram telah diblokir di Indonesia, PenciptaTelegram, Pavel Durov akhirnya angkat bicara dan melalui Akun Resmi Telegramnya mengatakan permintaan maaf terhadap pemerintah Indonesia dan mengakui pihaknya kurang cepat dalam menanggapi peringatan dari Menkominfo tersebut.

Dan berselang beberapa hari Durov kembali memposting dalam Akun Telegram Miliknya mengatakan sudah melakukan tindakan Pemblokiran terhadapt Channel yang teridikasi dalam kegiatan Terorisme yang sebelumnya sudah dilaporkan oleh Menkominfo dan akan kembali mengirim E-Mail terhadap pemerintah RI melalui Menkoninfo.

Terkait dengan permintaan Maaf dan Tindakan penghapusan beberapa Channel yang sudah terindikasi kegiatan terorisme tersebut, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari Menkominfo apakah blokir akan dibuka kembali atau tidak. Akan tetapi menurut informasi yang kami kutip melalui detik.com bahwa sejumlah pengamat mengatakan bahwa ada kemungkinan blokir akan di buka kembali dan menilai apa yang dilakukan pemerintah saat ini hanya sekedar peringatan keras saja.

Sumber
1,2
Obrol Gadget
Obrol Gadget Obrol Gadget Media Informasi yang mengulas semua hal tentang gadget, games, aplikasi dan teknologi terkini. Jangan Ngaku gadgeter sejati kalau belum ngobrolin gadget bersama Obrolgadget.id

Post a Comment for "Setelah Diblokir pemerintah Indonesia, Pemilik Telegram Meminta Ma'af"